Ransomware : Virus Berbahaya yang Jarang Diketahui

December 27, 2021
Ada banyak jenis virus berbahaya bagi gadget yang perlu dihindari. Salah satu yang jarang diketahui dan cukup bahaya di era ini adalah, ransomware.
Sejak komputer ditemukan, istilah virus muncul untuk menyebut salah satu sistem yang dapat merusak atau menghambat kinerja gadget tersebut. Seiring berkembangnya zaman, jenis virus pun semakin beragam dan “ganas” sesuai dengan kemajuan teknologi di sekitarnya.
Di era digital seperti sekarang, hambatan yang kerap ditemui gadget tersebut tidak lagi merusak tetapi juga merugikan orang lain. Salah satu yang patut diwaspadai tetapi tidak banyak diketahui orang adalah, Ransomware.
Mengenal Ransomware
Diambil dari dua istilah, yaitu “ransom” (tebusan) dan “ware” (Malware), Ransomware merupakan salah satu jenis Malware yang sengaja disebarkan oleh satu oknum atau kelompok tidak bertanggung jawab. Seperti Malware lainnya, Ransomware bisa menyebar dari satu file ke file lainnya dan menimbulkan kerusakan.
Ketika merusak, oknum atau kelompok tersebut akan mengancam korban agar mereka memberi sejumlah tebusan dengan imbalan file mereka akan pulih seperti semula. Bisa dibilang, Ransomware adalah salah satu bentuk pemerasan sederhana yang disebarkan secara efisien.
Para pemeras tersebut biasanya memanfaatkan transaksi anonim di internet, atau uang crypto untuk menyebarkan Ransomware mereka dan menjebak korban yang tidak tahu apa-apa. Sejak muncul pertama kali, korban Ransomware cukup banyak. Para penjahat ini biasanya menyasar perusahaan dengan data-data penting yang tidak melakukan backup.
Contoh Kasus Serangan Ransomware
Di dunia ini sebenarnya ada beberapa kasus Ransomware terkenal yang mungkin belum kita dengar. Sebagai tindakan antisipatif, mari kita ulas kasus tersebut di bawah ini:
1. Wannacry
Ransomware pertama kali muncul dalam serangan yang dikenal sebagai Wannacry. Akibat penyebaran virus ini, sekitar 200.000 komputer di sekitar 150 negara mengalami kelumpuhan. Banyak instansi dan lembaga penting yang menjadi korban, termasuk beberapa rumah sakit.
Akibat kerugian ini, ratusan orang mengalami kerugian jutaan dolar. Termasuk salah satunya beberapa pabrik yang memutuskan berhenti berproduksi akibat kerusakan yang ditimbulkan Wannacry. Kasus ini membuat Ransomware dan Malware dikenal orang.
Di Indonesia, salah satu korban serangan Ransomware Rumah Sakit Kanker Dharmais dan Harapan Kita, Jakarta. Wannacry membuat sejumlah data pasien tidak bisa diakses karena Malware tersebut mengunci data dan sistem yang digunakan pada komputer. Kasus ini membuat rumah sakit mengalami kerugian jutaan rupiah.
2. SimpleLocker
Ketika penggunaan Android pada smartphone mulai populer, para pemeras menciptakan SimpleLocker untuk menyerang para pengguna. Serangan berbasis Android pertama ini bekerja dengan cara mengenkripsi file dan membuat pengguna tidak bisa mengakses data-data di smartphone tanpa bantuan para penipu.
SimpleLocker cukup lama menyerang Android dan telah menimbulkan kerugian ratusan dolar. Pada tahun 2015 – 2016 silam, infeksi SimpleLocker diketahui meningkat.
Bagaimana Cara Mengatasi Ransomware
Melihat bagaimana Malware ini begitu merugikan, kita tentu perlu tahu bagaimana cara mengatasinya. Setidaknya ada beberapa cara yang perlu kamu lakukan untuk mencegah ancaman Ransomware, di antaranya:
1. Melakukan Backup Data Secara Reguler
Cara pertama ini dinilai cukup efektif dalam mengantisipasi risiko Malware sebab ketika sistem diserang, data-data yang dibutuhkan masih tersimpan baik. Untuk hasil yang lebih efektif, kamu tidak hanya harus mengenkripsi data yang akan dicadangkan tetapi juga menyimpannya di tempat terpisah.
2. Menerapkan Batasan Pada Sistem
Gunakan password untuk membatasi akses data-data penting. Hal ini dinilai dapat meminimalisasi risiko penyebaran Malware karena begitu sistem diserang, Malware masih butuh akses untuk masuk ke data-data tersebut. Selain password, kurangi pula jumlah pengguna yang bisa mengakses data penting. Pembatasan ini dapat mengantisipasi keteledoran yang mungkin tanpa sengaja dilakukan oleh karyawan.
3. Gunakan Internet Service Provider Tepercaya
Pencegahan yang dilakukan tidak ada artinya jika sistem yang digunakan tergolong mudah ditembus oleh berbagai jenis Malware. Inilah mengapa penting bagi untuk menggunakan layanan penyedia internet yang berkualitas, didukung dengan teknologi terkini, dan berpengalaman di bidangnya selama puluhan tahun. Sebagai rekomendasi, kamu bisa menggunakan jasa Nusanet yang saat ini menjangkau sejumlah kota besar maupun kecil di Indonesia.
Itulah ulasan tentang Ransomware dan bagaimana dampak virus ini terhadap pengguna internet di era digital seperti saat ini. Semoga bermanfaat.

No comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *