Firewall: Pengertian dan Cara Kerjanya pada Jaringan Komputer

October 7, 2021

Firewall turut menjadi aspek penting dalam komputer. Ketahui bagaimana cara kerja firewall dalam jaringan komputer.

Firewall merupakan salah satu pilihan pengaturan yang tersedia pada perangkat komputer atau laptop. Hadir dengan ikon berupa bola dunia yang tertutup dinding bata berwarna merah, firewall ternyata punya fungsi yang begitu penting.

Firewall merupakan suatu sistem keamanan yang bertugas melindungi perangkat komputer dari ancaman yang mungkin terjadi dalam jaringan internet. Melalui sistem ini, Anda bisa dengan mudah melakukan pengaturan data, informasi, dan aktivitas apa saja yang boleh berlalu-lalang dari internet ke komputer dan sebaliknya.

Hardware dan software termasuk ke dalam jenis firewall. Keduanya mempunyai pengaturan atau konfigurasi yang berbeda. Meski demikian, fungsi utamanya tetap sama, yaitu sebagai sistem keamanan jaringan.

Cara Kerja Firewall pada Jaringan Komputer

Lalu, bagaimana firewall bekerja pada jaringan komputer? Ternyata, sistem ini akan melakukan penyaringan data atau packet antara jaringan dalam internet. Sistem tersebut bisa mengizinkan suatu packet diakses dari sebuah perangkat komputer maupun sebaliknya.

Ketika mengamankan jaringan, firewall menggunakan tiga cara, yaitu:

  • Stateless atau Packet Filtering

Cara ini berarti ada aturan khusus yang digunakan oleh sistem dalam memberikan izin masuknya data ke jaringan. Firewall akan melakukan pemeriksaan setiap packet dalam isolasi atau secara personal. Suatu packet tidak akan diperbolehkan masuk dalam jaringan apabila dianggap membahayakan.

  • Layanan Proxy atau Proxy Service

Cara kedua ini menggunakan aplikasi yang berfungsi sebagai perantara atau penghubung antara jaringan dan sistem. Aplikasi akan berada dalam firewall, tugasnya melakukan pengecekan setiap packet yang saling bertukar di dalam jaringan internet.

  • Stateful Inspection

Cara ketiga ini dilakukan dengan aktivitas penelusuran packet yang masuk dengan aktivitas sebelumnya. Packet yang telah diterima akan melalui proses pemeriksaan database. Apabila tidak ditemukan risiko yang membahayakan, sistem akan mengizinkan packet masuk dalam jaringan.

Ketika packet telah melalui tahap pemeriksaan, firewall akan memberikan salah satu dari tiga respons, yaitu  accept atau terima, reject atau tolak, dan drop atau lewati. Singkatnya, firewall menjadi bagian yang tidak boleh terlewatkan sebelum melakukan akses internet.

Tak hanya itu, hal lain yang tak boleh Anda lewatkan adalah mendapatkan akses internet terbaik. Anda bisa percayakan pada Nusanet, penyedia layanan internet yang telah bersertifikasi Ditjen Postel. Sudah tentu, Anda akan mendapatkan banyak keuntungan, mulai dari akses internet yang lebih stabil dan cepat hingga perlindungan berupa DNS dan email protector.

No comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *